MI Az-Zahra Purworejo kembali menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif melalui Seminar Parenting yang diselenggarakan pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam memperkuat kolaborasi antara orang tua dan sekolah demi mendukung tumbuh kembang peserta didik, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter. Seminar parenting kali ini menghadirkan narasumber profesional, Dyah Ika Pratiwi, M.Psi., Psikolog., yang memberikan materi serta pendampingan kepada para wali murid melalui dua sesi berbeda sesuai jenjang kelas siswa. Dengan suasana hangat dan penuh antusiasme, para peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dengan semangat dan perhatian yang tinggi. Pada sesi pertama yang diperuntukkan bagi wali murid kelas 1, 2, dan 3, seminar mengangkat tema “Optimalisasi Kolaborasi Orang Tua & Madrasah dalam Menanamkan Karakter Sejak Dini.” Melalui tema ini, orang tua diajak memahami pentingnya keselarasan pola pendidikan antara rumah dan madrasah dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Narasumber menyampaikan bahwa pembiasaan sederhana, komunikasi positif, serta keteladanan dari orang tua dan guru memiliki peran besar dalam membangun karakter anak yang baik, mandiri, dan berakhlak mulia. Sementara itu, sesi kedua yang ditujukan bagi wali murid kelas 4, 5, dan 6 mengangkat tema “Mendampingi dengan Hati: Tenang Menghadapi Ujian.” Pada sesi ini, para orang tua diberikan pemahaman tentang bagaimana mendampingi anak menghadapi ujian dengan pendekatan yang lebih tenang, penuh empati, dan tidak menekan. Narasumber juga memberikan tips membangun suasana belajar yang nyaman di rumah agar anak lebih percaya diri dan siap menghadapi proses evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi serta penguatan komunikasi antara madrasah dan wali murid. Melalui seminar parenting ini, diharapkan tercipta kerja sama yang semakin erat antara orang tua dan madrasah dalam mendampingi anak-anak menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Seminar Parenting MI Az Zahra Purworejo
Suasana Idul Fitri masih terasa hangat di MI Az Zahra. Mengawali kegiatan setelah libur lebaran, seluruh keluarga besar madrasah menggelar rangkaian acara Halalbihalal yang penuh kehangatan pada hari Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran kepala madrasah, guru, karyawan, dan semua murid.
Kehangatan dimulai sejak pagi hari di aula madrasah. Acara dibuka dengan doa dan pesan dari kepala madrasah tentang makna saling memaafkan. Momen paling menyentuh saat guru dan karyawan saling berjabat tangan, diikuti oleh seluruh murid yang antre dengan tertib untuk menyalami bapak dan ibu guru. Gelak tawa dan rona bahagia terpancar saat murid membuka kado silang yang ditukarkan dengan murid lain. Tukar kado ini sebagai sarana mengajarkan anak-anak tentang indahnya berbagi dan rasa syukur atas persahabatan yang terjalin di madrasah.
Agenda berlanjut di siang hari dengan kegiatan yang lebih khidmat. Guru dan karyawan melakukan kunjungan silaturahmi ke lingkungan sekitar sekolah.
Rombongan MI Az Zahra mengunjungi rumah-rumah warga, tokoh masyarakat setempat, hingga kediaman para pengurus yayasan. Kunjungan ini merupakan wujud nyata sekolah dalam menjaga hubungan baik (hablum minannas) dengan lingkungan sekitar.
”Sekolah tidak berdiri sendiri. Dukungan dari tokoh masyarakat dan kerukunan dengan warga sekitar adalah pilar penting bagi kemajuan pendidikan anak-anak kami,” ungkap Wihananto, S.Pd.i., M.Pd. disela-sela kunjungan.
Melalui rangkaian acara Halalbihalal ini, diharapkan seluruh keluarga besar MI Az Zahra kembali fitri dan semakin solid dalam semangat kebersamaan untuk menyongsong sisa semester dengan energi positif.
Merajut Silaturahmi, Menguatkan Ukhuwah di Hari Fitri: Halal Bihalal Keluarga Besar MI Az Zahra
Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, MI Az Zahra menggelar serangkaian kegiatan pawai yang penuh makna. Tidak sekadar berjalan bersama, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk mensyiarkan kegembiraan sekaligus belajar berbagi dengan sesama.
Pada Jumat pagi, 13 Februari 2025, seluruh siswa bersama Bapak/Ibu guru turut ambil bagian dalam Pawai Ramadan. Suasana semakin semarak dengan penampilan memukau dari Drumband Saura Nada Az Zahra, yang tampil harmonis dan penuh percaya diri. Seluruh peserta mengenakan pakaian muslim bernuansa putih yang melambangkan kesucian dan kebersihan hati dalam menyambut Ramadan.
Dengan membawa berbagai ornamen khas Ramadan rombongan berjalan mengelilingi lingkungan sekitar madrasah.
Tak hanya berkeliling, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian sembako kepada warga sekitar. Momen ini menjadi pembelajaran nyata bagi siswa tentang arti berbagi, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
Tak berhenti di lingkungan sekolah, MI Az-Zahra juga turut menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat umum. Pada Minggu,15 Februari 2026, madrasah memenuhi undangan untuk memeriahkan Pawai Ramadan Kelurahan Cangkreplor.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan jiwa bermasyarakat kepada para guru dan siswa, agar mereka mampu beradaptasi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Wihananto, S.Pd.I., M.Pd. selaku kepala madrasah.
Dalam kesempatan tersebut, grup Drumbband Saura Nada Az Zahra kembali menunjukkan penampilan terbaiknya bersama Bapak/Ibu guru yang turut mendampingi. Bersama warga Cangkreplor, rombongan berkeliling dengan penuh antusias, mempererat tali silaturahmi antara madrasah dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, siswa belajar secara langsung tentang pentingnya hidup bermasyarakat, menjaga kerukunan, serta berkontribusi positif di lingkungan sekitar.
Semoga semangat Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi keluarga besar MI Az Zahra dan seluruh warga masyarakat.
Gema Madrasah: Semarak Pawai Ramadan MI Az Zahra
Keceriaan dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan tahunan outbound siswa kelas 1–3 MI Az Zahra yang tahun ini diselenggarakan di Trirejo River Tubing, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2025 ini diikuti oleh lebih dari 120 siswa dengan mengusung tema “Superhero Muslim : Kuat Fisik, Tangguh Mental, Kokoh Iman.”
Sejak pagi hari, siswa telah bersiap dengan penuh antusias. Kegiatan diawali dengan doa bersama agar seluruh rangkaian acara diberikan kelancaran dan keselamatan. Perjalanan menuju lokasi menjadi pengalaman tersendiri bagi siswa karena keberangkatan dan kepulangan difasilitasi menggunakan truk TNI yang semakin menambah keseruan dan semangat siswa.
Setibanya di lokasi, siswa mengikuti berbagai kegiatan outbound yang dipandu langsung oleh para trainer profesional. Rangkaian aktivitas dimulai dengan mini games. Siswa dengan penuh semangat mengikuti berbagai tantangan seperti merayap, panahan, meniti tali, dan beragam permainan ketangkasan lainnya.
Suasanya semakin seru saat siswa melanjutkan kegiatan river tubing menyusuri aliran sungai dengan pemandangan alam yang asri. Didampingi tim yang berpengalaman, para siswa menikmati pengalaman seru yang tak terlupakan.
Kegiatan outbound ini menjadi momentum berharga dalam membangun karakter siswa. Melalui pengalaman langsung di alam terbuka, siswa belajar menjadi pribadi yang lebih berani, mandiri, disiplin, serta semakin memperkuat nilai keimanan.
Semoga semangat “Superhero Muslim” terus tertanam dalam jiwa setiap siswa menjadi generasi yang kuat fisik, tangguh mental, dan kokoh iman.
Serunya Outbound MI Az Zahra: Mencetak Superhero Muslim yang Kuat dan Tangguh di Trirejo
Belajar sejarah tidak harus selalu dilakukan di dalam ruang kelas dengan papan tulis dan buku teks. Sesekali, dinding-dinding bersejarah perlu disentuh secara langsung agar maknanya meresap ke dalam jiwa. Itulah semangat yang diusung dalam kegiatan Outing Class kelas 4, 5, dan 6 bertajuk “Building Nationalism At Vredeburg Museum Yogyakarta”.
Pembelajaran di luar ruangan (Outing Class) memegang peranan krusial dalam perkembangan siswa. Melalui metode ini, siswa diajak untuk mengalami langsung, menghilangkan kejenuhan pelajaran di kelas, dan melatih kemandirian & sosial.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari di halaman sekolah. Seluruh siswa berkumpul dengan antusias, mengawali langkah dengan doa bersama agar perjalanan diberikan kelancaran.
Sesampainya di Benteng Vredeburg, siswa disambut oleh tour guide yang memandu mereka menyelami masa lalu. Fokus utama kunjungan adalah mengeksplorasi 4 Diorama ikonik. Di sini, siswa tidak hanya menonton, tetapi aktif mengamati dan mencatat.
Keempat diorama tersebut menyajikan perjalanan panjang bangsa, mulai dari masa perjuangan Pangeran Diponegoro hingga masa kedaulatan NKRI. Selain itu, mereka juga mengunjungi Perpustakaan Benteng untuk memperdalam data sejarah melalui koleksi literatur yang tersedia. Kegiatan ini melatih kemampuan literasi dan analisis siswa sejak dini.
Siang harinya, seluruh rombongan melakukan jeda sejenak untuk sholat dan makan siang bersama. Momen ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mempraktikkan adab di tempat umum dan mempererat tali persaudaraan antar kelas.
Keseruan berlanjut di Taman Pintar. Di sini, anak-anak fokus bermain setelah seharian mempelajari sejarah.
Sebagai penutup, rombongan mengabadikan momen di Titik Nol Kilometer. Di tengah hiruk-pikuk kota, para siswa berfoto bersama sebagai simbol kebersamaan. Perjalanan ini membuktikan bahwa pendidikan yang paling membekas adalah pendidikan yang melibatkan hati, langkah kaki, dan pengalaman nyata.
Dengan outing class ini, siswa kelas 4, 5, dan 6 pulang tidak hanya membawa cerita, tapi juga semangat nasionalisme yang lebih membara.
Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi siswa.
“Seru banget belajar di museum dibanding cuma baca buku di kelas! Aku jadi bisa lihat langsung gambaran perang dan perjuangan pahlawan di diorama,” kata Nara, kelas 4.
”Outing class ini menyenangkan. Kita nggak cuma dengerin penjelasan guru, tapi bisa observasi langsung bareng teman sambil jalan-jalan,” kata Syakira kelas 5.
Building Nationalism: Menelusuri Jejak Sejarah di Benteng Vredeburg Yogyakarta
Purworejo, 5 Februari 2025 – Memadukan harmoni spiritualitas dan ajang kreativitas, MI Az Zahra sukses menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk Gebyar Pesona MI Az Zahra. Mengusung tema “Menggali Potensi Diri Bersama MI Az Zahra”, acara yang berlangsung selama dua hari ini bertransformasi menjadi panggung pembuktian bakat sekaligus ruang silaturahmi yang hangat bagi seluruh keluarga besar madrasah dan masyarakat luas.
Rangkaian acara diawali pada Jumat, 23 Januari 2025 dengan suasana yang khidmat dan penuh makna melalui kegiatan Az Zahra Bersholawat. Lantunan sholawat menggema merdu bersama Habib M. Fariz Baity, Lc., M.Ag., yang diiringi oleh Grup Hadroh Aswal Munni Purworejo.
Momentum ini menjadi sarana penguatan spiritual yang menyatukan siswa, wali murid, komite madrasah, serta masyarakat sekitar dalam nuansa cinta kepada Rasulullah SAW.
Kemeriahan memuncak pada hari kedua dalam acara Open House ke-XIII. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten Purworejo, Bapak Waluya, S.Ag., M.Si., serta dihadiri oleh Pengawas Madrasah Ibtidaiyah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, Ibu Hj. Arifah Imtihani, S.Pd., M.Si.
Pada kesempatan ini, MI Az Zahra juga menghadirkan Stand Sistem Penerimaan Murid Baru Madrasah (SPMBM) Tahun Pelajaran 2026/2027. Stand tersebut menjadi pusat informasi sekaligus pendaftaran gelombang pertama bagi orang tua yang ingin memperoleh gambaran langsung tentang layanan pendidikan MI Az Zahra yang unggul, religius, dan berkarakter.
Ragam Kegiatan yang Menyemarakkan Acara Gebyar Pesona semakin lengkap dengan berbagai agenda menarik, diantaranya :
• Ajang Prestasi berupa lomba Mewarnai dan Tahfidz tingkat RA/TK se-Kecamatan Purworejo yang berlangsung penuh antusiasme.
•Panggung Kreasi, tempat siswa-siswi menampilkan bakat terbaik mereka melalui Tari Kreasi, Puisi, Story Telling, hingga Hadroh.
•Bazar UMKM, yang menghadirkan aneka produk kuliner, busana, dan aksesoris hasil kreativitas wali murid.
Kesuksesan Gebyar Pesona MI Az Zahra tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh sponsor dan mitra yang telah berkontribusi, antara lain Erlangga, Berkah Tour, Tiga Serangkai, Yudistira, BRI, BMT Binamas, Percetakan Kurnia, Goes Studio, Mediatech, Bimbel Gemas, Bimbel JP Solution, Yame Time, Bimbel D’Lestari, dan Paguyuban Wali Murid.
Melalui kegiatan ini, Wihananto, S.Pd., M.Pd. selaku kepala madrasah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang tumbuh terbaik bagi peserta didik dalam mengembangkan potensi akademik, seni, dan spiritual.
Sampai jumpa di Gebyar Pesona MI Az Zahra tahun berikutnya!
Gema Madrasah : Gebyar Pesona MI Az Zahra Berlangsung Meriah!
MI Az Zahra menyelenggarakan kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) pada Sabtu–Minggu, 9–10 Januari 2026 yang bertempat di area madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh 29 siswa kelas VI dengan mengusung tema:
“Meningkatkan Semangat Belajar untuk Hasil yang Maksimal – AKU SIAP, AKU BISA.”
Kegiatan MABIT dimulai pada Sabtu sore dan berakhir pada Minggu pagi. Program ini dirancang sebagai wadah pembinaan spiritual, mental, dan karakter siswa, khususnya dalam menumbuhkan semangat belajar, kepercayaan diri, serta kesiapan menghadapi tantangan ke depan.
Rangkaian kegiatan meliputi murojaah Al-Qur’an, sholat berjamaah, mujahadah, dan setoran hafalan sebagai upaya memperkuat keimanan, kedisiplinan, serta kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an. Selain pembinaan ruhiyah, peserta juga mengikuti berbagai permainan edukatif yang bertujuan melatih kerja sama, tanggung jawab, dan kebersamaan.
Untuk semakin membangkitkan motivasi, kegiatan ini menghadirkan motivator Kak Bam’s yang memberikan materi inspiratif tentang pentingnya memiliki tekad kuat, sikap pantang menyerah, serta semangat belajar demi meraih hasil yang maksimal. Sesi ini disambut dengan antusias oleh para peserta.
Kegiatan MABIT ditutup pada Minggu pagi dengan jalan sehat di sekitar lingkungan sekolah sebagai bentuk penanaman pola hidup sehat dan sarana menyegarkan fisik setelah rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan MABIT ini, diharapkan siswa kelas VI memiliki keimanan yang lebih kuat, semangat belajar yang lebih tinggi, serta keyakinan dalam diri bahwa mereka siap dan mampu meraih prestasi terbaik.
Kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) MI Az Zahra
Purworejo, 25 November 2025 – Kabar membanggakan datang dari kontingen Drumb Band MI Az Zahra. Dengan semangat membara, tim Drumb Band madrasah berhasil meraih Juara 1 Klasemen Mikitary dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drumb Band & Marching Band Street Parade yang diselenggarakan di Alun-Alun Purworejo pada Sabtu, 15 November 2025.
Kejurkab kali ini, MI Az Zahra tampil beda dengan mengusung tema yang sangat menarik: “Langkah Menggapai Impian dengan Berpetualang Menerbangkan Harapan,” yang terinspirasi dari bocah petualang bermain layang-layang. Lebih dari 90 siswa/i dikerahkan dalam kejurkab kali ini.
Kostum yang digunakan disesuaikan secara kreatif dengan tema yaitu mengenakan kostum berbentuk layang-layang yang indah, terbuat dari besek bambu. Selain itu pembawa banner tampil autentik dengan baju lurik, dilengkapi caping, dan membawa layang-layang. Sedangkan tim pianika mengenakan kaos putih bercorak warna, topi merah, dan slayer, sambil membawa miniatur layang-layang yang sangat mencerminkan tema. Penampilan ini semakin diperkuat dengan analisis musik yang membawakan lagu yang sesuai, yaitu “Bermain Layang-Layang.”
Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim serta dukungan dari sekolah dan orang tua. Selama satu bulan penuh, siswa giat berlatih di bawah bimbingan pelatih hebat.
Kerja keras tersebut terbayar tuntas, sehingga MI Az Zahra berhasil memperoleh gelar juara di berbagai kategori:
1. Juara 1 Klasemen Military
2. Juara 1 Visual Effect
3. Juara 1 Analisis Musik
4. Juara 1 Colour Guard
5. Juara 3 Mayor/Mayoret
Kepala MI AZ Zahra Bapak Wihananto, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian ini: ”Prestasi ini adalah kado terindah bagi keluarga besar MI Az Zahra. Kami sangat bangga melihat semangat, kreativitas, dan disiplin anak-anak dalam menampilkan tema ‘Bocah Petualang’ ini. Empat gelar juara satu yang mereka raih menunjukkan bahwa kerja keras, sinergi antara siswa, pelatih, dan dukungan orang tua tidak pernah mengkhianati hasil. Pencapaian ini memotivasi kita semua untuk terus melangkah menggapai impian.”
Prestasi gemilang ini sekali lagi membuktikan bahwa semangat, kekompakan, dan kreativitas siswa/i MI Az Zahra patut diacungi jempol. Selamat untuk seluruh tim, pelatih, guru, dan orang tua atas pencapaian yang membanggakan ini.
MI Az Zahra Meraih Juara 1 Klasemen Military Kejurkab Drumb Band & Marching Band 2025
MI Az Zahra, 1 November 2025 — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Az Zahra sukses menyelenggarakan kegiatan Parenting Wali Murid Kelas 1-6 yang fokus utama pada peran Ayah dalam pengasuhan anak. Dengan mengusung tema “Menjadi Orang Tua Sholih Sebelum Meminta Anak Sholih,” acara ini disambut dengan antusiasme luar biasa dari para wali murid.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 November 2025, di Aula MI Az Zahra ini mencatat tingkat kehadiran Ayah yang sangat dominan. Kehadiran para Ayah ini menunjukkan komitmen tinggi mereka terhadap pendidikan karakter dan spiritual anak-anak.
Acara parenting ini dibagi menjadi dua sesi padat untuk memastikan kenyamanan dan fokus belajar yang optimal:
Sesi 1 pukul 08.00 – 10.00 WIB untuk parenting wali murid kelas I, II, dan III
Sesi 2 pukul 10.00 – 12.00 WIB untuk parenting wali murid kelas IV, V, dan VI
Kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat Suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan dari tokoh penting sekolah seperti Kepala Madrasah Bapak Wihananto S.Pd.I., M.Pd., Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Al Hidayah Bapak Prawoto, S.Pd., dan Komite Sekolah Bapak Joko Andi Prasetyo. Rangkaian pembukaan ditutup dengan pembacaan doa bersama, memohon keberkahan ilmu dan kesuksesan acara.
Acara inti berupa pemaparan parenting disampaikan oleh pakar pendidikan, Dr. Muhammad Ridho Mutaqqin, M.Pd.I. Dalam sesi parenting, Dr. Ridho Muttaqin menegaskan bahwa pengasuhan anak adalah tanggung jawab bersama, dan peran Ayah sangat krusial sebagai pemimpin spiritual dan pemberi rasa aman. Beliau menekankan bahwa kesholihan anak adalah cerminan dari usaha orang tua untuk terus memperbaiki diri. “Mengapa kita harus menjadi orang tua yang sholih terlebih dahulu? Karena anak adalah peniru terbaik. Mereka tidak hanya mendengar apa yang kita katakan, tetapi meniru apa yang kita lakukan. Jika kita ingin anak rajin ibadah, mari kita dirikan sholat tepat waktu di hadapan mereka. Jika kita ingin anak berakhlak mulia, mari kita tunjukkan kemuliaan akhlak dalam interaksi sehari-hari,” jelas Dr. Ridho.
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan dinamika keluarga modern dan memberikan langkah-langkah praktis bagi para Ayah untuk membangun ikatan batin yang kuat dengan anak-anak mereka.
Wihananto, S.Pd.I., M.Pd. selaku kepala madrasah menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas partisipasi aktif Wali Murid, khususnya para Ayah yang telah meluangkan waktu berharga mereka.
Diharapkan, ilmu yang didapat dari parenting ini tidak hanya berhenti di aula, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tujuan bersama untuk mencetak generasi yang Sholih, Cerdas, dan Berkarakter dapat tercapai.
MI Az Zahra Gelar Parenting Khusus Ayah
MI Az Zahra, 22 Oktober 2025 – Dengan semangat yang membahana, MI Az Zahra sukses menggelar Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”. Suksesnya kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mencetak generasi santri yang berkarakter, berakhlak, dan berwawasan global.
Keseragaman dan Kekhidmatan Pagi Hari
Peringatan dimulai sejak pagi hari dengan penampilan seragam yang khas Hari Santri. Seluruh warga sekolah baik guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik hadir dengan atasan putih yang dipadukan dengan balutan jilbab putih bagi perempuan. Keseragaman ini melambangkan kesederhanaan, kerapian, serta identitas kokoh santri yang melekat dalam jiwa warga MI Az Zahra.
Kegiatan dibuka dengan Upacara Peringatan Hari Santri yang berlangsung khidmat. Momen ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi penegasan kembali tentang nilai-nilai keislaman, penguatan nasionalisme, dan penghargaan atas kontribusi historis para santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Mengasah Potensi dalam Kompetisi Islami
Selepas upacara, semangat kebersamaan dilanjutkan dengan rangkaian perlombaan bernuansa Islami. Pembukaan lomba dilaksanakan tepat pada pukul 09.00 WIB, menandai dimulainya adu kreativitas dan keterampilan.
Perlombaan ini dirancang khusus untuk mengasah keterampilan dan menguatkan akhlak mulia sebagai modal dasar dalam mengawal peradaban.
Adapun jenis lomba yang diselenggarakan yaitu:
1. Lomba Memakai Sarung untuk siswa putra kelas 1 dan Lomba Memakai Kerudung untuk siswa putri kelas 1.
2. Lomba Mewarnai untuk siswa kelas 1 dan 2.
3. Lomba Adzan, diikuti perwakilan siswa putra dari kelas 2–6.
4. Lomba Pidato dengan tema Adab kepada Guru dan Birrul Walidain, diikuti perwakilan putra dan putri dari kelas 2–6.
5. Lomba Kaligrafi untuk siswa kelas 3–6 dengan tema Asmaul Husna.
Gema Sholawat dan Apresiasi
Setelah istirahat untuk menunaikan salat Dzuhur berjamaah, seluruh peserta kembali dikumpulkan untuk sesi penutup.
Suasana menjadi teduh dan hangat dengan dilantunkannya Gema Sholawat. Lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW ini diharapkan menjadi sumber inspirasi spiritual dan energi positif bagi langkah MI Az Zahra dalam mencetak generasi yang cerdas dan berhati bersih.
Puncak perayaan ditutup dengan Pembagian Hadiah kepada para pemenang lomba. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras siswa dalam mengasah diri. Mereka adalah calon pemimpin masa depan, santri yang siap mengawal kemerdekaan dan membawa Indonesia menuju peradaban dunia yang gemilang.
Selamat Hari Santri Nasional!
Santri Mandiri, Indonesia Hebat, Menuju Peradaban Dunia!
Semarak Hari Santri Nasional 2025 MI Az Zahra
Dalam memeriahkan Hari Pendidikan Nasional 2024. MI Az Zahra mengadakan acara Fashion Show untuk Siswa dan Siswi nya. Dalam acara tersebut siswa, siswi, dan Bapak/Ibu Guru mengenakan pakaian adat yang ada di Indonesia.
Saksikan Fashion Show Putra Putri Az Zahra di channel youtube MI Az Zahra Purworejo Jawa Tengah, atau akses dengan link dibawah ini.
YT : MI Az Zahra Purworejo Jawa Tengah
Fashion Show Putra Putri Az Zahra
Mei 3, 2024
Keluarga MI Azzahra Cangkrep Lor Purworejo saat melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024
PURWOREJO-Hari Pendidikan Nasional 2024 diperingati secara spesial oleh siswa, guru dan tenaga kependidikan di MI Azzahra Cangkrep Lor Purworejo, Kamis (2/5/2024). Seluruh warga sekolah tidak mengenakan pakaian kedinasan ataupun sekolah biasa, mereka diwajibkan untuk mengenakan pakaian adat.
Pengenaan pakaian adat daerah ini menjadikan suasana yang amat berbeda dibandingkan biasanya. Pemandangan menarik terlihat dari keanekaragaman pakaian yang dikenakan. Senyum cerah anak-anak terlihat jelas dimana mereka amat menikmati hari yang bersejarah bagi dunia pendidikan di Indonesia ini.
Di hari yang istimewa itu, pihak sekolah juga menggelar acara khusus di luar upacara bendera. Seluruh siswa yang ada mengikuti fashion show. Tak pelak hal ini mengundang tawa dan senyum dari semuanya. Karena dengan kemampuan ataupun keterbatasan yang dimiliki anak wajib maju untuk berjalan diatas catwalk yang disediakan.
Selain fashion show, sekolah juga menggelar lomba paduan suara yang diikuti oleh perwakilan kelas. Setiap kelompok diwajibkan untuk menyanyikan mars MI serta sebuah lagu pilihan bebas.
Kepala MI Azzahra Cangkrep Lor Purworejo Wihananto SPdI MPd mengungkapkan pihaknya memang menjadikan Hari Pendidikan Nasional sebagai ajang kreasi bagi anak. Pengenaan pakaian adat tradisional, menurutnya diarahkan agar tercipta nuansa perbedaan dalam persatuan Indonesia.
“Dalam upacara bendera yang digelar, kami juga mennyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional itu bertepatan dengan lahirnya tokoh pendidikan Indonesia yakni Ki Hadjar Dewantara,” kata Wihananto, Jumat (3/5/2024).
Menurutnya, keteladanan yang diberikan Ki Hadjar Dewantara menjadi bentuk perjuangan yang harus diteladani. Ajarannya Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangunkarna memiliki makna mendalam yang harus dipahami dengan baik oleh seluruh warga Indonesia.
“Dalam kesempatan tersebut, kami mengajak anak-anak untuk terus meningkatkan belajarnya dengan meneladani ketokohan Ki Hadjar Dewantara dengan harapan nantinya anak-anak kami ni nanti akan bisa merengkuh apa yang dicita-citakan,” jelas Wihananto. (ndi)